Rabu, 07 Mei 2014

PerangBatin & NostalGila

Pinjem sms nya ya Ra.. ^_^
“TEMAN-TEMAN, TIBA-TIBA HARI INI SAYA MERASA KESEPIAN. SAYA BUTUH TEMAN UNTUK BICARA DAN MENDENGARKAN SAYA. MAAFKAN JIKA SELAMA INI SAYA TELAH MENGABAIKAN DAN MENYAKITI KALIAN. MAAFKAN KESALAHAN-KESALAHAN SAYA. ENTAH KENAPA HARI INI SAYA BERADA DI SUATU TITIK YANG MENGINGATKAN SAYA TENTANG SEMUA HAL TERBAIK YANG PERNAH KALIAN BERIKAN KEPADA SAYA”

3 Juni 2011; 08:24:37 WIB
Dila Iyong alias Fadilah Efendri send texting to me: (No.! Ngga Cuma Wara Frizzy. Send to all of LF’s Member):
“Bagaimana keadaan LF disana sekarang? Tolong konfirmasi dengan sejelas-jelasnya dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya”
Pangkalan, 3 Juni 2011
Atas Nama Bangsa Indonesia
Fadilah Iyong dan...???

***

Dear keluarga kecilku...
Apa kabar??? Lama tak berkumpul ya.. Lama juga tak tidur bareng di MB, ntah itu Apartemen, DDH atau pun VVIP Proma.
Miss us so much. Kangeeeeenn.. Kangen sekali rasanya.
Mungkin memang sudah saatnya. Detik-detik terakhir kebersamaan kita. Detik-detik pencapaian mimpi kita. Ingat, wisuda bersama. 2014. Tahunnya sudah tiba, tinggal menunggu bulan saja.
Wara pengen kita semua mewujudkannya..
Ayo naaaaa,,, kita support.!!
Ayo upaaayyy,, sedikit lagi kan ya???
Or or,,, daftar seminarnya jum’at ini ya... ^_^

Jika boleh mengenang lagi, awal pertemuan kita, perjalanan tengah malam, tidur bareng, konflik, tangisan, rengekan, liburan, kegiatan-kegiatan schizofren dengan kesibukan masing-masing, nangis saat menonton bersama, goyang-goyang gila, tempat buat hura-hura, belajar bersama, pesta-pesta hingga move up. Terimakasih.. J
Eh, TERIMAKASIH??? Ayo lah Wara.. ini bukan halaman peresembahan. Ngga usah makasih-makasihan dulu.. -_-

Kita telah mengukir banyak cerita kan ya??? Kita punya banyak hari bersama to??? Bikin tugas, bergurau, canda tawa hingga menjadi pendengar yang baik.
Aaaaa,,, jadi kangen Breafingggg...
Kangen dinasehatin...
Kangen pengungkapan-pengungkapan itu..
Kangen blak-blakan..
Kangen tonjok-tonjokanan..
Kangen lempar-lemparan..
Kangen.. Kangen.. Rinduuu..
Salut buat orang-orang gila seperti kita.  Orang-orang sabar yang mau mengingatkan tanpa terpaksa, tanpa ada paksaan hingga melakukan intervensi sendiri tanpa persetujuan. #MelanggarKodeEtikWoy.! Hahahaha


Rinduku menggila
Menggelayut bersama cakrawala
Salah kah aku dengan segala kesibukannku?
Dengan segala mood yang tak pernah bisa ku pahami???


Dengar Wara.! Ngga ada yang salah disini..
Semua sama.! Wajar terjadi,.
Bukan kamu saja.. Mereka juga.!
Dulu, memang waktunya banyak. Kesibukannya sama.
Sekarang??? Sudah berubah.. tolong, pahamilah
Perubahan itu wajar, dan memang harus.
Tidak manusia namanya jika tidak berubah. Hey, salah.. kalau berubah itu power ranger namanya.
Please deh wara, ngga usah main-main. W serius ini.!!!

Kamu Wara,! yang sibuk dengan kegiatan yang entah apa.
Tata, yang tak kamu tahu apa kesibukannya.
Ori yang sekarang gila nonton dan online
Fadilah, yang sibuk dengan bisnis donat dan kegiatan-kegiatan ibu rumah tangga nya. Go da aah.. (dibaca: Goda’ah) “sepertinya si Ef siap dilamar setelah wisuda”, Ayo Da En, lamar orangnya.. Hahahahaha
Heh Wara.! Serius ini.. #nggakkebayangresponnyananti

Yona??? Ii??? Ipy??? Apa kamu tahu ha???
Tahu dong.! Mereka sibuk ngurus skripsi.!
SALAH.! Itu mah sudah pasti wara.. Kesibukan lainnya?? Apa kamu tahu??? Tidak kan???
Makanya.. PEKALAH-PEDULILAH..
Tanya jika tak tahu, kabari jika kau rindu [Gitu aja kok repot]

Mereka peduli, lantas kenapa kamu tak peduli???
Hey.! Siapa bilang??? Aku peduli kok???
Aku tahu.!
Aku masih bersama mereka.!
Puas loe ha? Jangan mojokkin gitu.!!!

Setelah wisuda kan??? Masih ada mimpi-mimpi berikutnya. Gurauan-gurauan mereka.
Hayooo hayoo.. kakak siapa lagi yang mau pesta??? Nyanyi-nyanyi lagi.. Baju baru lagiii, Ponakan lucu lagiii.... ^_^ Tentu,,, PRAMUSAJI LAGI ;)
S2 Di Gajah Mada.. JOGJAAAAAAAA.. tunggu kita ya... ({})

Aciq yang dandannya lama, sesi make up,,
Kolor seksi konsumsi
Fadilah sesi sinden dan nyanyi,, eepz,, ngga bisa lagi. Beliau sudah berubah Wara.! Berproses memperbaiki diri. Ganti.!
Upay, etek ii sesi cuci piring.. Bener ngga ya??? Kok Wara jadi lupa gini..

Terus, yang Wara ingat apa??
Banyak.!!!
Kalau diketikin disini ngga bakal selesai. Weeq :P

Ini ni yang harus diingat: “KATA MUTIARA LF :*

7cm DIDEPAN MATA
DIDEPAN MATA SUPAYA DAPAT TERLIHAT DENGAN JELAS
7cm..
7 MY LITTLE FAMILY
SETIAP 1cm JARAKNYA HANYA BISA KITA TEMPUH JIKA KITA MENCAPAINYA BERSAMA
KARENA SETIAP KITA, PUNYA 1cm PERANAN

“BERSAMA KITA BISA”
SALAH SATU USAHA & SALAH SATU PENYEMANGAT BUAT KITA
NYIAPIN BEKAL DALAM DIRI KITA

^_^ KARNA KITA TAK PERNAH TAHU APA YANG AKAN TERJADI NANTI
BIARLAH..
YANG KITA TAHU HANYA BAHWA KITA HARUS COBA MEMAKNAI HARI INI
DAN BIAR ESOK JADI MISTERI


PERTAHANKAN APAPUN YANG TERJADI
KARNA KITA NGGA BAKAL LEPAS DARI MASALAH
HARUS SALING TERBUKA
INGAT KEBERSAMAAN KITA
JANGAN SAMPAI TERPECAH GARA-GARA KERIKIL YANG KECIL

YANG NAMANYA HATI TIDAK BISA SEPERTI SAKLAR
BISA DIHIDUPKAN DAN DIMATIKAN DENGAN MUDAH
HATI TIDAK BISA DIBUKA DAN DITUTUP DENGAN MUDAH
SEMUA BUTUH WAKTU

BUKAN WAKTU YANG DIBUTUHKAN UNTUK MEMBUKA DAN MENUTUP
TAPI TANGANLAH YANG DAPAT DIGUNAKAN UNTUK MENJAMAH GANGGANG PINTU AGAR KITA DAPAT MEMBUKA HATI ITU

LOGIKA DAPAT MEMAINKANMUSIK ATAU MENULIS PUISI DENGAN KEHEBATAN TEKNIS
TETAPI TIDAK MERASAKAN GETARAN PERASAAN
**SELURUHNYA LENYAP DALAM PANDANGAN KOGNITIF YANG DINGIN

BERSIAP UNTUK PANEN
MENERIMA HASIL DARI SEGALA UPAYA-USAHA YANG TELAH KITA LAKUKAN
TERSENYUMLAH TEMAN.. J
APAPUN HASILNYA
ITU ADALAH JERIH PAYAH DAN USAHA KITA
“SYUKURILAH”

DALAM SENYUM KADANG DIRIKU TERHARU DENGAN KEBERSAMAAN DAN PERJUANGAN KITA


WISUDA SEPTEMBER 2014

Senin, 05 Mei 2014

Hari Ini

Hay Wara Frizzy,,,

Ada apa dengan hari ini???

Terharu???

Bahagia???

Ya, ceritakan saja semua.

Jika kamu mau.. :D


Hay Wara Frizzy...

Apa kabar dengan hati???

Aman terkendali???

Bagaimana dengan mood hari ini..? Happy???


"HARI INI BERSAMA WARA FRIZZY"

Selamat Wara, ketemu anak kecil lagi ya??? Selamat-selamat. membahagiakan kan??? Mendengarkan tangisan mereka, tertawa mereka, nyenyaknya tidur mereka hingga melihat lucunya tingkah mereka...

Sudah menyukai anak-anak kan Wara??? Emmp.. "Mungkin", tapi belum sepenuhnya :)

Lucu melihat bapak-bapak (junior cowo), mengendong bayi. Lucu sekali. Ya.. ya.. ya.. this day is baby's day ^_^

Udah ngga geraman lagi kan Wara? "Nggak, Wara bahagia hari ini" ;)

Dan terharu tentunya..

Wara baru ngeh, ternyata banyak orang yang peduli Wara. Mereka dengan ikhlas mengingatkan dan menyemangati. Terimakasih untuk semua.. Terimakasih.. ^_^

Selalu banyak warna.!!! ^_^

Senin, 28 April 2014

MalPraktek Ala Wara Frizzy

Sudah lama tidak pulang.
Itu artinya, sudah lama aku tak jahil dan menjahili.
Sudah lama pula aku tak mendengar tangisan, dan permohonan maaf.
Lama, lama sekali.

Malam itu ku temukan mangsa.
Adik laki-laki ku. Prabu namanya. Dia sering lalu lalang.
Entah apa yang terjadi, ada sebuah benjolan besar dikepalanya. Terakhir bertemu, benjolan besar itu hanya berupa jerawat kecil putih yang akan menyembur keluar kulit. Sekarang kok malah jadi mengkilap dan besar begitu???
Pertanyaan itu segera terjawab. Mami bilang itu “BISUL”.

Malam yang menyenangkan. Seperti biasa, kami keluarga besar selalu berkumpul di beranda. Bercerita, tertawa, makan-makan dan melaksanakan aktivitas bersama. Seperti biasa pula, ada banyak camilan yang menemani kita. Salah satunya, kuaci kesukaan “PRABU”.

Dari ujung jalan, terlihat prabu yang baru saja mengunjungi rumah tetangga.

“Buuuuu,,, sini lah bu...”
Kita cipika cipiki, melepas rindu dan rasa sayang.
“Duduk lah sini bu, ma’am kuaci”
Dengan polos Prabu duduk sambil makan kuaci.

Kejahilan w muncul kepermukaan.
W sibak rambutnya perlahan. “Kenapa ni buuu..? Sakit kalau di pengang?”
“Nggak”
“Boleh pegang bu..???”
Prabu masih asyik dengan tumpukan kuaci didepan kaki yang diposisikan melingkar “baselo”.

“Liat Buk Dokter ya Bu..”
“Sini Buk Dokter Operasi”
W pun membuka celah. “Terbuka”. Tinggal pencetan maut untuk mengeluarkan nanah dan darahnya.
Prabu masih tenang dan sibuk dengan kuacinya.

W menemukan sekutu. Secara tidak langsung dan tidak resmi, w mengangkat Tante Nike sebagai asisten. Tante bersiap dengan 2 kapas yang biasanya digunakan untuk membersihkan wajah plus sebotol obat merah.
“Cuma tinggal dua Weerrr,, kapas muka tante habis”

Oke, malam itu terjadi praktek yang tak diketahui nama dan tekniknya.
Sekuat tenaga, w pencet tu benjolan besar. Ada nanah dan darah yang keluar. Prabu kesakitan. Menjerit, menangis. Hahahahah... W bahagia. Kemudian, mengelap cairan yang keluar.

“Sudah bu.. sudaaaahhh..”
“Eeee.. ada kuaci, eh, apa ni a.. Liat ni buuu” Menyodorkan handpone buat dimainkan sebagai pengalihan.
“Bentar lagi kita operasi lagi ya..”
Setelah diam beberapa menit, pemencetan w lakukan. Begitu terus, sampe ngga mempan lagi dengan pengalihannya.
Dia mulai takut saat tangan w menyentuh dahinya.

Operasi akhirnya diakhiri dengan pembersihan. W meminta tisu mami dan meminta puja membawakan air hangat. Setelah itu, benjolan dibubuhi obat merah.

Masih belum sempurna.! Benjolannya juga masih ada..
Dan parahnya, prabu jadi ngesot gambil sandalnya. Akibat malpraktek, seorang balita terpaksa ngesot. Jikakakakakakakawa


“Tunggu Bu Dokter pulang dulu ya.... Nanti kita Operasi lagi, Bu Dokter keluarNegeri dulu” Hahahaahahaha

Prabu After Operasi

KUALAT itu NAMANYA

Oke oke,,, semua pada tahu arti kualat kan???
Itu lah kenapa dia tak mau menceritakan pada Bundanya.
***

Aku kurang menyukai anak-anak. Apalagi yang usianya balita. Terlebih lagi kalau rewel minta ampun, ngga mau dibilangin dan arrrgh...!! Hal-hal yang membuat w muak. Buat mood w berubah-ubah. Di tambah w selalu geram bila bertemu tuyul-tuyul ini.

Sayangnya, belakangan ini w terpaksa harus dan wajib berhadapan dengan anak kecil. Daaaannn,,, w terpaksa merepres apa yang w rasa. Merepres apa???
Itu lah,, w ngga bisa menggambarkannya dalam ketikan ini, w hanya bisa mengomel dalam hati.  #khusus anak-anak yang bikin hati w cenat-cenut.

Tapi sekarang w sudah berubah kok. Setelah w pahami dan w amati, w suka anak-anak dan remaja. Anak-anak yang baik dan asyik, remaja yang terbuka dan suka cerita.
Apalagi sepupu-sepupu w yang baru gede. Seru ketika mereka terbuka menceritakan pacar masing-masing.
***

W anti banget sama yang namanya anak-anak. W paling seneng menggigit. Gigit bokong mereka (kiri-kanan), lengan (kiri-kanan), tangan (kiri-kanan), begitu juga dengan mencubit. W juga suka narikin rambut mereka sampe nangis. W suka tangisan dan raungan mereka. Menggembirakan sekali mendengarnya. Hahahaha. Ngga tau kenapa, w punya kesenangan tersendiri dengan itu. Ya, sampai hari ini pun begitu. Dan hal-hal seperti itu hanya bisa w lakukan kepada adik-adik dan sepupu-sepupu w.

Haaaaah.. itu kenapa w jadi menahan banyak hal belakangan. Karna:
::Pertama, w sering bertemu anak-anak
::Kedua, w tidak punya kekuasaan untuk menjahili mereka
::dan ketiga W dijahili seorang anak laki-laki

Gimana bisa???? Wara sang ratu dan si penguasa di jahili???
Aku, kalau bukan dirumah dan tidak diberi mandat oleh suatu kelompok, perkumpulan atau instansi,  ya ngga punya kekuasaan apa-apa.

Begini ceritanya:
Waktu itu hari apa ya??? W lupa. Salah satu Dosen w menitipkan anak nya. Dan anak Beliau jahilnya minta ampun. Bola, dilempar kemana-mana. Dipantulkan sekuat tenaga ke lantai hingga terbang tinggi keatas loteng. Meja bayi di pindah-pindah. Haduuuuuu.!!!
“Terserah lu deh, mau ngerjain apa.! Yang penting JANGAN GANGGU KEGIATAN W.!”
***

Si anak saking jahilnya, ketika w sedang bertugas. Tu bola dilempar-lempar kearah w mengenai punggung w. Kepala w di timpukin.
W mau ngisi tinta printer, eee.. digangguin dan dianya ikut mainin. Sampe akhirnya tu printer ngga jadi w isi ulang. Hati w sudah hancur berkeping-keping. Tetap menegurnya dengan senyum cantik ala malaikat. Padahal di hati, gluduk besar menyambar-nyambar.
Kunci lemari lah yang dimainkan dan disembunyikannyanya. Pokoknya bikin w “BeTe”.
Yang bisa w lakukan hanya mengomel. Wajah bahagia dengan hati terluka.
***

Dia masih sibuk dengan bola-bola itu, ntah akan menjahili w lagi ntah tidak. Yang pasti w harus selesaikan urusan w sesegera mungkin. W buka lemari, w mulai mencari. Sedangkan kuncinya w sembunyikan agar tidak diambil lagi.
Dari pintu lemari lain, dibiaskan gambar si anak. W bisa memperhatikannya dari sana sembari mencari berkas. Bersiap dengan segala kemungkinan akan kejahilan yang akan dia laksanakan. Tau-tau sebuah bola kuning kecil menggelinding ke arah w. W pura-pura tidak tahu dan tidak memperhatikan. Si anak mendekat. Ntah apa yang terjadi, tiba-tiba kepalanya membentur pintu lemari yang w biarkan terbuka.
“Rasain lo.! Kualat itu namanya” hati W bergumam bahagia

W kasian, w dekati dan w elus kepala yang terluka. Hufh.! Untung hanya itu. Tidak begitu parah.


Dan w rasa, hal itu membuatnya jera dan tahu akan kesalahannya.

Rabu, 16 April 2014

Aneh

Tahu slogan ini? “We share because we care”
Bukaaaan,,, jangan salah sangka dulu. Wara ngga berniat menjelekan siapapun, kalangan manapun, komunitas apapun. Suwer deh.! Mumpung sekarang sudah malam. Dan wara mumet met met met met, maka akan Wara beri tahu sesuatu. Ini tentang hati, kejanggalan dalam diri.

Wara sekarang kan lagi berdomisili di jam gadang nih. Karna kesibukan, belakangan wara merasakan rutinitas yang sama. Akhirnya, Wara berjalan keluar untuk merasakan suasana yang berbeda.

Seperti biasa, Kota Bukittinggi selalu rame. Apa lagi di hari-hari libur kerja. Sabtu-Minggu. Dan seperti biasa juga, daerah sekitaran jam gadang dikunjungi banyak kepala. Sekarang lihat, selain pedagang kaki lima yang memamerkan dagangannya, juga ada komunitas pencipta reptil (*katanya)  yang memamerkan tangkapannya, hasil buruannya.

Eh, maaf ngga maksud menjelekkan. Hanya ingin mengungkapkan. Dari pada dipendam.

Heeeeeyyy,, ini dunia ku. Blog milik ku, teserah aku dong mau mengatakan dan menuliskan apa. Toh aku tak punya banyak pengunjung. Tak pula ada yang memperhatikan. Ini wadahku. Kalaupun dibuka untuk umum, siapapun bisa baca, bukan urusanmu to. Yang penting, jari-jariku tetap asik menari mengikui irama hati.

Sudah ah, balik ke topik yu.

Sesuai ketikan yang telah diketikan jari-jari tadi atas perintah otak dan bersumber dari hati, jam gadang kini tak hanya memamerkan suara, barang dagangan dan keunikanya (IIII à angka 4 romawi), tapi jua memamerkan berbagai macam hewan (bukan dari kebun binatang). Sepertinya hewan-hewan ini ditangkap sendiri, dijinakkan, dipamerkan, dan menjadi ladang peghasilan. “Sepuluh ribu rupiah jika ingin memegangnya sesuka hati, berapapun lamanya”.

Ada banyak pilihan hewan, mulai dari reptil (sesuai nama komutis) hingga bukan reptil. Kebayangkan, ada ular dari ukuran besar hingga ukuran kecil, iguana, musang, burung hantu berbagai jenis, burung elang (ada ngga ya?), anak monyet, eh sinpanse, eh.. pokoknya jenis itu lah...

Benarkah mereka berbagi karena mereka peduli??? Benarkah??? Aku ingin percaya, sayang hatiku meragukannya.

Percayalah, benarkah karena kepedulian???? Tunggu, aku jabarkan dulu. Sek.. sek.. tak ketikan,. Sabar dong..
::Care kah namanya jika harus membawa si hewan dengan tas kain besar?
::Care kah namanya ketika harus memplester mulut ular?
::Care kah namanya, ketika hewan yang biasa tidur disiang hari, malah dipertontonkan sepanjang hari?
::Care kah ketika anak simpanse, monyet atau apalah yang usianya baru 4.5 bulan di pertontonkan tanpa ada istirahat. Digendong terus
::Hufh, kasihan. Aku melihat kelelahan dari raut muka mereka (*sotoy)

Sebenarnya ini bentuk keprihatinan. Apakah mereka care karena jenisnya mulai langka? Menangkapnya kemudian dipertontonkan kepada massa? Adil kah? Care kah namanya jika setiap orang boleh memegang mereka, bermain bersama mereka sementara mereka butuh istirahat ekstra. Dan, anehnya satu hewan dihargai sepuluh ribu jika ingin berfoto dan bermain bersamanya.

Lebih baik dimasukkan kedalam penangkaran atau tempat konservasi (*bener ngga ini tulisannya) agar kelestarian mereka tetap terjaga.


Aneh kan? Lantas apa yang bisa aku lakukan? Ikut menonton dan 
Wara tertidur, kemudian terbangun dengan laptop diatas kepala. Yasudah, publish sajalah.... #melirik persegi orange

Selasa, 15 April 2014

Kepakan Sayap Wara.!

Kepakan sayap Wara.?! Emang Wara punya sayap? *garuk pala

Hahahahahahahahahahahahahahahahahahahahaha
Aku benar-benar ingin tertawa
Jkakakakakakkakakakakakakkakakakakkakakakakaka
Sumpah, pengen ngakak tak terkira.!

Sudah lama ya kita tak berjumpa.
Akan aku kabarkan sesuatu padamu.
Belakangan aku mencari berbagai hal mengenai dunia tulis menulis. Terutama event-event lomba gratis. Lumayan lah, untuk melihat sejauh mana sih aku bisa menulis.
Pengumuman yang sudah muncul kepermukaan adalah lomba karya cipta puisi nasional yang bertema bencana alam. Berhubung beberapa bulan belakangan Bukittinggi diselimuti kabut akibat asap kiriman Pekan Baru, aku tuluskan sebuah puisi mengenai “Jerebu”.
Menakjubkan dan tak disangka, dari 620 naskah yang masuk, puisi ku berhasil menjadi 80 yang lolos sebagai juara dan akan dibukukan. Alhamdulillah..

Daaaann,, sekarang aku mengikut sertakan cerita mengenai perjuanganku bisa kuliah. Kamu tahu, karna sudah hampir 4 tahun silam, ingatanku pun memudar. Aku tuliskan seberapa yang ingat aja. Heheee
Berhubung otakku lagi mumet juga, maka ku putuskan untuk bermain dengan kata.
Sekarang aku dilema. Haduuuu.. ceritanya mengharukan semua, dan umumnya mereka mendapatkan bidik missi. Ceritanya memang cerita yang diperankan oleh orang-orang kurang mampu yang kisah hidupnya itu Subhanallah sekali.

Ngga papa, ngga papa. Aku berserah diri aja. Semoga bisa mendapat juara. Paling tidak, ceritaku bisa ikut dibukukan lah.. Aaamiin J

Do’akan ya ;)

Selasa, 11 Maret 2014

WOY

Woy
Udah malam
Woy
Kok belum tidur
Woy
Jam berapa?
Woy
Besok telat
Woooyyy
Woooyyy
Woooyyy
Apa?
Kenapa?
Skripsi belum di susun ya???
Apa?
Kenapa?
Suka buang-buang waktu ya???

Woy
Gima?
Woy
Terus?
Woy
Ini saatnya..

Menjalin hubungan dengan "SKRIPSI"
Harus akrab, saling kenal, mendekatkan diri, apelin tiap hari. Hihihihi

Move On

Manusia memiliki beberapa tingkatan kebutuhan. Maslow bilang, ada kebutuhan fisiologis rasa aman, cinta dan kasih sayang, kebutuhan untuk di hargai, aktualisasi diri dan yang terbaru saat ini adalah transpersonal (lebih ke berketuhanan/ relijiusitas). Ya, kira-kira begitulah.
Untuk umur, di usia saya saat ini wajar jika saya dan teman-teman mulai membicarakan pasangan hidup dan masa depan. Karna, sesuai tugas perkembangan Ericson umur saya saat ini memang berada dalam tahap intimasi. Emmp…
Saya lahir bukan di lingkungan keluarga yang paham secara dalam dan detail tentang agama. Maka “Pacaran” dianggap wajar. Tak ada sedikitpun larangan berpacaran dikeluarga kami. Diumur saya saat ini, keluarga mulai menyanyakan keberadaan dan siapa pacar saya. Ya, jika tidak punya pacar, ejekan akan membanjiri saya.
Dalam Islam memang tidak ada anjuran berpacaran. Disebagian buku yang saya baca hal itu malah dilarang. Namun, desakan dari family ini membuat saja minder. Huuuu…
Banyak, cowo yang mulai mendekati saya. Tapi saya tak pandai menanggapinya. Ada orang yang saya suka, tapi saya tak tahu harus bersikap seperti apa.
Satu hal, saatnya memperbaiki diri. Karna memang hal itu dapat membuat kita lebih baik dan semoga kedepannya jodoh kita pun sebaik yang kita harapkan ^_^

Bersyukurlah setiap waktu. Karna Allah memberikan semua hal terbaik untuk hambanya. Saatnya memantaskan diri wara.!! J

Untuk Maret Ini

Kebiasaan itu,,, ya ya ya ya
Hahahahaha
Selalu sulit
Sulit untuk melaksanakan plannnig
Sebenarnya, w pengen posting, sekedar mengisi kekosaongan blog di bulan Februari.
Tapi apa yang terjadi????
Ya, malah ngga jadi.
Tak ada postingan di bulan Februari.

Sekarang malah..?
Seperti biasa,,, menulis sesuatu yang ngga jelas. Ntah itu apa. Sekarang pun juga sama ;)

Sekarang w punya kesibukan baru. Hahahahaha
Menuntaskan semua tujuan-tujuan di hidup w,. Cihhuuyy.!!

Mau baca cerita bahagia w hari ini ngga???

Hari ini, adalah hari special kesekian ribu dalam hidup w. Seperti postingan w sebelumnya. Setiap hari itu adalah hari yang spesial,.

Kalau w ceritakan semua bakal panjang nih...

Pertama, pratikum hari ini menyenangkan. Ditemani asosiet Srik dan Upay plus bekal makan siang dari Fadilah. Sepertinya Fadialh sudah pantas untuk membina rumah tangga. *Lagi nunggu lamaran tuh :D

Lezatos mamamia nyamios. hihihihihihi

Seneng juga kalau tiap hari dibawakan bekal makan siang,. Yiha.!!!

Pratikum hari ini ngga menguras hati kok. W enjoy aja, meski masih terlihat beberapa kesalan. It's OK... w pun pernah merasakan apa yang mereka rasakan dulu.

Jelas tujuan w adalah untuk membantu mereka memahami materi perkuliahan. Membantu agar semuanya lancar. Nambah ilmu, dapet ilmu. Hoorreee \(^_^)/

Lagi senag bilang ini ni.. "UDAH ITU AJA"

*Apaan sih :/

Tanyakanlah

Apa?
Kamu menanyakan sesuatu?
Tentang aku?
Tanyakanlah..
Akan ku jawab sebisaku
Sejujur yang kau mau

Kenapa?
Kau mulai ragu?!
Selalu begitu
Ragukanlah
Aku tak akan menipu
Tak akan pernah

To:

Teman, berkali-kali kita tertawa bersama, berkali-kali kita berjalan bersama, berkali-kali kita duduk bersama, berkali-kali kita beraktifitas bersama,.
Akan selalu ada bumbu penyedap rasa, akan selalu ada sensasi-sensasi yang meghampiri indra, akan selalu ada warna yang menghiasi.
Aku mengerti, hubungan ini berkembang dengan sangat baik, sangat bijak, sangat kompleks. Tak hanya teman, tapi saudara yang membentuk keluarga, mengembangkan rasa cinta. Berkembang terus hingga lebih dari seorang sahabat. Ya, kita adalah keluarga. Kita yang memilih untuk bersama, kita yang menentukan bagaimana ini bisa terus berjalan. Kita yang menentukan.
Aku tak menyesal telah dipertemukan, aku juga tak pernah menyesal jika akhirnya kita berjauhan, dekat lagi, jauh lagi, dekat lagi.
Saling membenci, bersimpati, melukai hati, menjatuhkan butiran air  di pipi. Karena kita adalah keluarga, satu, bersama selamanya.
Kita akan tetap ada, selamanya. Ya, meski.. meski.. dan meski..
Selamat mengikuti ego pribadi.
Selamat menyendiri.
Selamat beraktifitas sendiri.
Kita tetap ada selama masih percaya. Kita tetap ada. Selalu ada.
Meski menyakiti. Meski tersakiti.
Kita tetap ada. Ya, kita tetap ada. Selagi masih ada toleransi. Menerima kelebihan dan keburukan masing-masing. Dan berkomunikasi.!
Walau terkadang, telah bosan mengingatkan. Bandel dipertahankan. Kejahilan diperturutkan.
Dengar kawan, ketika ingin peduli tapi tak mampu untuk mengajak seluruh komponen diri ini untuk berbagi. Maka aku akan seperti ini.
Selagi masih bisa menerima. Selama toleransi masih terjaga. Kita akan tetap ada. Percayalah.
Rindu itu akan terobati.
Jika memang aku telah memilih jalan sendiri. Jika memang aku tiba-tiba tak lagi berbagi, maka maafkanlah. Maafkanlah diri ini.
Jangan tangisi.
Katakan, meski berat.
Jujurlah untuk kebaikan bersama.
Tak ada kecemburuan karena semua merasakan.
Seperti ini kah yang namaya cemburu? Jika salah satu dari kita bertanya, maka katakan TIDAk. Tidak ada yang cemburu. Itu hanya perasaan rindu. Rindu untuk kembali kemasa lalu.
Jika saja punya banyak waktu, maka semua akan berjalan begitu. Semu dan tiba-tiba membosankan. Biarlah seperti ini. Nikmatilah, maka akan sangat menyenagkan rasanya.
Manusia itu terus berubah kawan. Jika tak berubah, tak manusia namanya. Ya wajarlah jika akhirnya seperti ini. Kita berasal dari kehidupan yang berbeda. Memiliki tujuan yang berbeda. Tak selamanya kita akan bersama. Kita punya cita-cita ^_^
Semua orang berproses untuk menjadi lebih baik.
Tapi tenag. Kita akan selalu ada. Ya, selalu ada untuk yang lain. Jika tak semua, salah satu dari kita. Kita akan tetap ada. Percayalah.
Selagi ada yang ingat, maka semuanya akan selalu teringat.
Sudah lama ya...
Ya, itulah kehidupan
Sebentar lagi, kita akan menempuh kehidupan baru. Dunia baru orang-orang yang baru..
Selamat beraktifitas kawan.. ^_^
Apapun mimpi kita,. Bagaimana pun prosesnya, aku akan berdoa untuk kebaikan bersama.
Semoga kita selalu berada dalam kebaikan dan lindungan-Nya.

-Love
Bagian dari rasa
Mengudara
Dan penuh cinta
Untuk semua sahabat
Diamanapun kalian berada
Saling menerima bagaimanapun keadaannya
Cukup ingatkan, tak usah mengintervensi
Perhatikan, dan lihat

Sudah- 

Jumat, 10 Januari 2014

Kunjungan Awal Tahun

Ntah akan menuliskan apa,. Wara bingung,.
Banyak hal yang terjadi belakangan,.
Emmp...
Ntah lah..

Hanya saja, sudah lama tak berkunjung kesini,.
Ntah lah...

Bnyak hal yang telah terjadi belakangan ini,.

Ada banyak misteri,.

Tetap nano-nano,. Tetap nyampur-nyampur,. Tetap berwarna, tetap banyak rasa,.

Sebenarnya, masih enggan mengetikkan,. Masih enggan menuliskan,. Masih enggan bercerita,.

Tak ingin banyak orang tahu, itu intinya,. Tapi, semuanya harus dilepaskan, harus dikeluarkan, harus diucapkan,. Tak boleh tersimpan karna itu sangat menyakitkan,. Pedih, ketika harus menyimpan tangis sendiri,. Diam-diam,.

Ketika ingin menghentikan cucuran air mata yang tak kunjung berhenti, terus mengalir meski diri ini telah berbicara dalam hati tentang diri sendiri,. Sulit,.

Menangis dalam diam, berusaha menghilangan, berusaha tak terlihat,. Hanya itu..

Andai saja punya tempat untuk itu, mungkin hati ini akan sangat lega,.

Bisa saja curhat, bercerita padaNya Sang Maha segala Maha,.

Tapi, bekas-bekas tangis tak bisa disembunyikan,.

Begitu juga dengan rasa-rasa lain,. Beruntung jika bahagia,. Tak perlu disembunyikan,. Eh, suatu saat butuh disembunyikan kali ya.... :D
Tempatkan sesuai tempatnya,. Ya,,, ya,,, ya,,, tempatkan semua sesuai pada tempatnya :D

Banyak hal yang perlu diceritakan, dibuang dan dituang,. Tapi bukan disini..
Hanya butuh wadah, teman dan tanda kesedihan yang harus dihilangkan,. Hanya itu,.


Kalau boleh balik ke zaman dulu, maka akan ku ceritakan bahwa aku adalah orang yang tak percaya orang lain. Orang yang tak bisa percaya kalau setiap orang bisa menyimpan rahasia,. Karena apa??? Karena setiap orang butuh bercerita,. Rahasia itu akan jadi rahasia umum,. Tapi ntah kenapa, setelah tamat SMA, aku berani membuka diri, bercerita dan berkata,. Bukan pada semua orang,. Hanya beberapa,. Meski tak tahu apakah rahasia ini terjaga dengan baik atau tidak,. Aku lega,.

Tuhan,,,, terimakasih untuk semua ^_^

Sabtu, 07 Desember 2013

Kita???

aku merindukanmu
merindukan kita

aku dalam kebingungan
bingung memikirkanmu
memikirkan kita

kamu tau,.
aku merasakan hal aneh
sangat aneh,.

perasaan ini bercampur
dan aku tidak mengerti dengan ini

aku rindu
rindu saat-saat kita berkumpul
rindu saat-saat kita bebagi

aku merasakan jauh sekarang
meski sebenarnya dekat
sangat dekat malah

ini bukan tentang dia
ini tentang aku, kamu dan kita

Dugaan Sementara


Karena masih banyak yang tidak dimengerti dan masih banyak yang harus dipelajari.

"Dugaan sementara"
Nasehat untuk para pria dan para wanita yang ada didunia.

Untuk pria: Wanita itu memiliki hati sensitive. Hati-hatilah dalam bersikap. Karena jika sembarangan, akan membuat hatinya tergores. Tersakiti. Ciileee… hahahaha.
Mungkin makna yang ditafsirkan jauh berbeda antara maksud melakukan itu dengan apa yang ditangkap oleh si wanita. Tidak semua orang bisa mengartikan itu sama dengan maksud kita sebenarnya. Mungkin hanya bercanda dan itu hal yang biasa, tapi dia menganggapnya lain dan luar biasa. Berhati-hati lah.!!!

Untuk saudaraku “Para Wanita”, apa lagi yang mudah jatuh cinta. Berhati-hatilah dengan pria. Pria itu menyebarkan perangkap dimana-mana. Siapa yang tertangkap, itu yang jadi pacarnya. So, ngga salah jika ada wanita lain yang lebih baik masuk perangkapnya, terus tangkapan sebelumnya diputusin, ditinggal atau di gantung. #KEBANYAKAN pria lo ya.. BUKAN SEMUA.

Pria itu suka tebar pesona. Nyari mangsa dimana-mana. J-A-R-A-N-G ada yang setia. Kecualai, pria itu adalah PRIA HEBAT yang bisa menjaga wanitanya hingga waktunya tiba & PRIA JENTELMAN yang berani meminta si wanita di depan orang tuanya.

Wara memang ngga ngerti gimana pria karena Wara adalah wanita. Tapi, Wara berusaha untuk bisa mengerti. Seiring berjalannya waktu. Pengalaman memberi tahu.
Dulu, waktu di SMA Wara punya teman laki-laki. 3 tahun kita sekelas. 3 tahun kita berinteraksi. Dia sering sms Wara, dia sering gangguin Wara dan kita sering ngobrol bareng. Wara ngga punya rasa ke dia. Dan Wara memang pure anggap dia teman Wara. Ngga lebih. Wara juga ngga merasakan tanda-tanda aneh. Tapi apa? ternyata dia suka Wara. Suka dalam tanda kutip ya. “SUKA”. Dan perasaan itu lebih dari sekedar teman. Yang Wara anggap biasa, ternyata sesuatu yang luar biasa.

Sekarang Wara sudah dewasa. Dewasa tidak menjamin seseorang mengerti dengan apa yang ia rasakan, tidak menjamin ia paham dengan makdud hatinya dan tidak menjamin ia bisa paham dan mengartikan perilaku pria dengan benar. Termasuk Wara. Dewasa itu tidak membuat Wara semakin mengerti dengan perasaan dan kata-kata “SUKA”. Ketika ada orang mulai mendekat, rajin sms, rajin nanyain lagi apa, memberi perhatian lebih, hal itu ngga membuat Wara paham kalau itulah  yang dinamakan PDKT alias pendekatan, atau malah iseng doang.

Seorang senior rajin sms Wara. Rajin ngabarin Wara dan pernah nraktir Wara. Wara ngga tau perasaan apa yang muncul sampai akhirnya Wara tau kalau Wara S-U-K-A sama ni orang. Interaksi lama tanpa pengungkapan apa-apa. Saling berbagi kabar tanpa tau apa maksudnya. Wara kira itu sesuatu yang special, yang hanya ditujukan untuk Wara. Tapi apa? Ketika Wara telah memutuskan dan telah mengembangkan rasa itu lebih dalam,. Eh, ngga taunya ngga ada respon dari nya yang sering memberi kabar, tak ada lagi yang sering perhatian. Dan tanpa diberi tahu, Wara tahu ia sedang dekat dengan seseorang. Akhirnya? Ya, mereka PACARAN. Ternyata perlakukannya, bukan perlakuan special. Tapi perlakuan biasa yang Wara anggap special. Dan ini membuat Wara jera merasa special. Sekarang, apapun perlakuannya, Wara menganggap itu hal biasa.  Pure teman, pure pengen curhat, pure iseng, pure lagi bercanda, pure ngabisin pulsa buat telponan dan pure dia lagi butuh teman buat sms’an. Ngga lebih.!

Bagi Wara, pacaran itu menyusahkan. Meski banyak yang bilang suka dan menyatakan sayang, pacaran tetap menyusahkan. Butuh proses lama untuk beradaptasi, butuh proses lama untuk mengembangkan rasa, apalagi dia bukan orang yang Wara suka. Wara pernah pacaran lama tanpa rasa. Pacaran yang sama sekali ngga suka, dan berusaha mengembangkan rasa suka dan sayang untuk orang yang entah siapa. Akhirnya ya putus juga. Karena rasa takut kehilangan yang begitu besar, ia menjadi over protect. Banyak kekangan, banyak larangan, banyak cekcok, banyak ngambekkan, dan banyak hal konyol yang terjadi, termasuk membuat cemas orang tua. Plus Wara dapat nilai “C” di satu mata kuliah. Meski ngga ada korelasinya, tapi Wara percaya ngga ada sesuatu yang tidak sengaja. Semuanya telah direncanakan sang Pencipta.

Emmpp,,, apa lagi ya?
Oya, ketika seseorang cekcok dengan mantannya, kemudian dia memutuskan untuk mencari penganti yang lebi baik. Sebenarnya, ia takut. Takut untuk melepaskan sang pacar. Takut untuk kehilangan. Dia ngga berusaha untuk memperbaiki dan tidak pula berusaha untuk menjauhi. Berdiri diantara keduanya. “NYARI AMAN”. Kalau ada peluang dan sepertinya ada celah dengan calon pacar baru, dengan mantap ia akan memutuskan kekasihnya. Jika tidak? Iya akan berusaha tarik ulur untuk memperbaiki hubungannya. Banyak orang yang takut dengan status JOMBLO.

Kalau menurutnya mantannya lebih baik dari pacar barunya. Sekuat tenaga ia akan minta balikan. Tapi, pacar barunya ngga diputusin. Dia minta balikan dulu. Kalau mantannya mau, baru deh putusin pacar baru. Kalau mantannya ngga mau, dia akan stay di pacar barunya. Hahahaha
Dalam konteks ini, manusia itu cenderung memilih yang lebih baik. Bukan mempertahankan/ memperbaiki apa yang telah ia peroleh.

Para pria cenderung tebar pesona. Cari aman dan ambil posisi nyaman. Takut ditolak dan ngga beranian. Asal ada wanita yang mendekat, pasti dimanfaatkan. Kalau bukan si pria yang diamfaatkan oleh wanita, wanitanya yang diamanfaatkan si pria & mungkin 22 nya saling memanfaatkan. Itu wajar, asal dalam batas yang wajar. Simbiosis mutualisme.

Berhati-hatilah.!!!


Orang baik untuk orang baik juga, begitupun sebaliknya. Jadi perbaiki diri aja. Biar terus menjadi baik, baik, baik dan lebih baik dari hari sebelumnya ^_^
Om Tere bilang “Berhentilah bertanya bagaimana menemukan pasangan yang baik. Mulailah menjadi orang yang baik dan terus lebih baik, maka akan terjawab sendiri pertanyaan ini”.

Setangkai Bunga & Kaget 2X


 Kemaren wara dikagetkan oleh makhluk aneh yang sering nongkrong di kampus, makhluk yang sangat sayang kampus dan jarang pulang kampung #mungkin. Wara dikagetkan oleh orang sekampung. 2 kali. Ya, D-U-A-K-A-L-I.! Oleh seorang laki-laki bernama peri. Cerita lengkapnya akan wara jelaskan disini.

Kemaren, Jum’at 6 Desember 2013 Wara ke kampus pagi-pagi sekali. Hari itu giliran wara piket dan hanya sendiri. Ya, hanya sendiri sebelum wara minta Dila menemani. Wara stay pagi (janji sama Bayaik), karena nungguin teman-teman yang akan mengambil Short Form untuk  laporan. Dila menemani hingga siang menjelang. Setelah itu? Wara sendiri lagi. Kecuali, kalau ada yang datang minta  Short Form  yang telah dijanjikan.

Waktu itu hujan akan datang. Mendung sepanjang siang. Cuaca siang itu membuat lab remang-remang. Suasana mencengkam. Dan wara MASIH SENDIRI.! Sendiri menunggu. Menunggu teman-teman yang akan meminta Short Form.

Bayangkan,! ketika itu suasana mencekam dan wara sendirian. Menyibukkan diri melakukan hal yang bisa dilakukan sambil main sendiri. Sebelum jum’atan tiba-tiba sesosok mahkluk datang,dan MENGAGETKAN.! Wara tau, mahkluk ini tidak berniat seperti itu. Tapi tetap, kedatangannya mengangetkan Wara.! Si makhluk masuk dan langsung mengajak Wara ngobrol tentang banyak hal. Kadang jelas, kadang kagak dan itu membingungkan. Tapi ngga papa, kedatangkan Makhluk bernama Peri ini membuat Wara terbantu menyelesaikan tugas yang Wara jadwalkan setelah Jum’at nanti.
Peri pergi. Bersiap melaksanakan ibadah shalat jum’at.
Sebelum pergi, dia membuat janji akan mengunjungi Wara lagi. Tapi nanti.
Benar saja, jam 3’an Bg Peri datang bersama Kak Aufa. Menjemput tikar yang akan digunakan untuk berpesta. Mereka akan home stay di Harau Payakumbuh. Katanya tu tempat belum ada listriknya. Luar binasa :D
Setelah menjemput tikar, mereka pergii dan Wara tinggal sendiri. Lagi.

O’o beberapa menit sebelum Ashar masuk. Peri datang lagi dan mengejutkan Wara. Tanpa jejak, tanpa bunyi. Membuat Wara kaget lagi. Kali ini kedatangannya membawa setangkai bunga.
“Wara” (sambil nyodorin bunga)
Maksudnya apa coba???!

Setelah 2 kali datang mengagetkan. Ni Makhluk nyodorin Wara bunga.! Ya ampun.!
Bunganya cantik, sepertinya ni bunga kekurangan kelopak. Tapi tidak, sebenarnya bunga ini punya kelopak yang lengkap. Hanya saja, bentuk kelopaknya membuat bunga ini terlihat cacat. Namun, tetap cantik. Bunga ini punya 7 kelopak. Bagus.

Setelah di beri setangkai bunga. Si Peri mulai basa-basi. Yang intinya, beliau meminta sekantong beras dari lab. Oke, Miris sekali.

Setangkai Bunga untuk Sekantong Beras”

Semoga Wara punya inspirasi untuk menjadikan ini sebuah cerpen. Hahahahaha #Semoga

Untungnya, kedatangan berikutnya tidak mengangetkan. Datang setengah berlari sambil terengah-engah. #Pertanda biar Wara ngga kaget lagi,.
Makassssiiii Pung ^_^